English  Ι  中文  Ι  Bahasa Indonesia  Ι  日本语  Ι  Korean
 
 
 
  TESTIMONIAL SISWA
   
 
Singapore , 4 Maret 2008
 

Re: Testimonial untuk “ Oxford Business and Language School”

Nama saya Sally dan saya berasal dari Vietnam. Saya belajar di sekolah ini sejak bulan September tahun lalu. Sebenarnya, pad awalnya, ketika Saya dating ke sekolah ini, teman saya disini tidak ramah terhadap saya. Setelah 15 hari, Saya dapat melihat bahwa saya mulai dapat berkomunikasi dengan teman-teman saya disini. Saya sangat suka mereka semua. Mereka baik terhadap saya. Mata Pelajaran yang paling saya suka adalah Matematika, karena nilai saya bagus. Tapi saya tidak suka guru Matematikanya karena dia terlalu membantu dan selalu ingin menelpon orang tua saya karena saya belajar dengan giat. Saya suka IPA juga. Hal itu merupakan mata pelajaran yang menyenangkan dan Saya suka gurunya. Dia sangat lucu dan selalu mengijinkan kita pergi makan siang jika kitaselesai mengerjakan tugas. Dia selalu mngecek pekerjaan kita sebelum pergi makan siang. Saya juga suka Bahasa Inggris, Nilai saya juga bagus. Saya dapat berbicara dan berkomunikasi cukup baik karena saya telah belajar bahasa Inggris ketika saya berusia 5 tahun. Di kelas saya juga punya musuh, mungkin dia tidak memilih saya sebagai musuhnya tapi saya pilih dia sebagai musuh. Hal ini karena dia pintar dalam semua mata pelajaran. Oleh sebab itu saya ingin selalu mengalahkan dia.Saya juga punya dua teman perempuan dari Vietnam.Mereka duduk disebelah saya. Saya sangat suka tinggal di Singapur. Saya tahu kalo saya beruntung karena saya punya keluarga disini. Tidak seperti saya, beberapa keluarga teman saya tidak tinggal disini dan saya turut sedih akan hal itu. Beberapa anak laki-laki di kelas saya sangat berisik. Mereka ngobrol dan ngobrol setiap hari seperti tidak ada waktu untuk ngobrol di rumah, jadi ketika mereka tiba di sekolah mereka ngobrol terlalu banyak. Mereka takut dengan guru IPA, karena guru tersebut tidak pernah membiarkan mereka berbicara ketika dia di dalam kelas. Saya juga suka karyawan-karyawati disini. Mereka semua sangat ramah dan baik kepada kami. Orang yang paling saya suka adalah Antie Maggie karena dia sangat ramah dan selalu member kami permen atau roti atau milo hangat. Dia sangat baik terhadap saya, dia memberi saya buku essay sehingga saya dapat belajar bagaimana menulis cerita dengan baik. Saya juga suka guru Bahasa Inggris. Dia guru yang bagus. Dia selalu membantu saya jika sya tidak tahu bagaimana mengerjakan tugas. Dia member kami banyak tugas untuk membuat kita lebih baik dalam bahasa Inggris dan dapat lulus masuk ke sekolah Negeri di Singapur. Saya sangat suka sekolah ini. Tapi Saya juga ingin masuk sekolah Negeri Singapur secepatnya. Karena saya ingin pake seragam dan belajar banyak mata pelajaran dan Saya merasa sedikit sedih bahwa teman sekelasku sudah ada yang masuk sekolah Negeri dan saya belum, Jadi Saya harus belajar lebih giat lagi untuk bias masuk sekolah Negeri seperti mereka.
   
 
. . . . . .
 
 

Singapore , 4 Maret 2008

Re: Testimonial for “ Oxford Business and Language School”

Nama saya Cindy.
I berasal dari Vietnam
Saya suka sekolah ini. Lingkungannya bagus. Guru-gurunya giat bekerja. Guru IPA saya menarik. Saya punya guru Matematika, dia memeriksa kesalahan-kesalahan saya.
 
. . . . . .
 
 

Singapore, 4 Maret 2008

Re: Testimonial for “ Oxford Business and Language School”

Nama saya Michelle dan saya berasal dari Vietnam. Saya beruntung dan bahagia ketika saya datang untuk belajar disini.Saya dapat berteman dengan teman baru dari Negara lain. Mereka ingin belajar disini sama halnya seperti saya. Sekolahnya kecil dan hanya memiliki 4 ruang kelas tapi bagus. Siswa-siswi berasal dari berbagai Negara dan berbicara dengan bahasa yang berbeda-beda tapi bias berteman karena kita menggunakan bahasa Inggris untuk komunikasi. Kami tidak hanya belajar bahasa Inggris saja, tapi Matematika dan IPA juga. Hal ini merupakan kombinasi yang bagus dan memberi kami peningkatan ketika saya mau masuk sekolah Negeri di Singapur. Guru-guru di sekolah ini berusaha untuk mengajar siswa dan mereka berharap kami dapat masuk sekolah Negeri yang kita inginkan. Terkaadang, guru-guru marah kalu kita membuat keributan, kemudian mereka tertawa dan melanjutkan mengajar. Saya kira belajar di sekolah ini sangatlah menarik. Suatu hari ada hal yang menarik ketika saya belajar, tentang pelajaran, guru-guru dan teman-teman. Saya hanya belajar disini sekitar 2 bulan 2 minggu. Saya merasa pintar sekolah disini. Ketika awal mula saya belajar di sekolah ini, saya berpikir kalau teman saya tidaklah ramah. Ternyata mereka sangatlah bersahabat dan lucu terkadang kita bersenda gurau bersama. Guru-guru disini sangatlah disiplin, tidak diperbolehkan bermain PSP, tidak boleh mendengarkan musik di dalam kelas. Karena mereka ingin siswa-siswi dapat berkembang dan masuk sekolah Negeri. Kelasnya kecil tapi seperti berkeluarga, ada orangtua dan banyak anak-anak. Pada bulan Maret kita ada test untuk masuk sekolah Negeri, para guru berusaha keras untuk membantu siswa-siswi belajar. Mereka mengajar banyak pelajaran yang menarik. Mereka mengajarkan kami tentang hal-hal yang tidak kami ketahui di dunia ini dan tentang kehidupan. Di dalam kelas para siswa menyimak dengan baik. Mereka berusaha belajar, terkadang mereka lelah karena belajar dari pagi sampai sore tapi mereka tetap berusaha keras. Saya pikir Singapur baik untuk belajar. Saya suka Singapur tapi saya cinta Negara saya sendiri. Cara hidup orang orang di Negara saya sangatlah sederhana dan ramah tamah. Saya akan ada test bulan Maret ini, dan saya berharap semua teman-teman dapat lulus test tersebut dan dapat masuk sekolah Negeri yang mereka inginkan.

Michelle
 
. . . . . .
 
 

Singapore, 4 Maret, 2008

Nama saya Shogo Tamashiro dan Saya berasal dari Jepang.

Jepang terdiri dari 4 pulau yang besar dan pulau-pulau kecil lainnya. Ada 4 musim. Kami menikmati bunga-bunga yang berkembang di musim semi. Sangatlah panas ketika musim panas selama bulan juli dan Agustus. Warna musim Gugur sangatlah bagus. Pada musim hujan ada salju di bagian Utara Jepang dan bagian pegunungan. Musim hujan ada di bulan Juni. Banyak orang jepang tidak suka Libur panjang. Kita ambil libur sekitar 1 minggu. Liburan di Resort sangtlah ramai. Selama musim liburan berbagai festival tradisional diadakan. Jalan-jalan pintas dari Tokyo ke berbagai profensi menjadi macet. Akhir-akhir ini banyak orang yang berlibur ke luar negri.
 
. . . . . .
 
 

Singapore, 4 Maret 2008

Nama saya Park Jung Hyun and I come dan Saya berasal dari Korea. Kelasnya besar dan nyaman. Mejanya berwarna biru. Saya suka itu. Ada Papan tulis putih yang besar di dalam kelas. Kelasnya bersih, saya suka itu.

Ada tiga guru, Guru matematika, IPA dan guru bahasa Inggris.Guru Matematika sangat baik dan bagus. Guru IPA lucu dan mengajar sangat baik. Beberapa murid suka bermain tapi saya tidak mau memberitahu siapa mereka. Beberapa murid belajar dengan giat, mereka murid yang baik. Saya dating ke Singapur pada bulan Januari. Saya dapat berteman disini. Saya pergi sekolah dengan Bus atau MRT.
 
. . . . . .
 
 

Singapore, 4 Maret 2008

Nama saya Go Yi Fan dan Saya berasal dari Malaysia. Saya dating ke Oxford Business and Language School. Di dalam kelas saya tidak terlalu banyak siswa. Di kelas saya ada 17 siswa tapi banyak meja dan kursi. Saya punya 6 teman. Teman saya berasal dari China, Korea, Indonesia dan Thailand. Ruang kelanya sangat dingin, beberrapa siswa memakai jaket. Guru tidak memperbolehkan kita ngobrol dan bermain game di dalam kelas. Nama teman-teman saya adalah Weng Ing, Weng Yue,…….

Weng Xing berusia 11 tahun, Weng Yen berusia 15 tahun. Usia saya 14 tahun.

Waktu makan siang kita pergi makan bersama. Jika kita sudah selesai kelas matematika, kita bias bermain PSP dan handphone. Pada kelas Siang kita tidak bias bermain karena ada kelas Bahasa inggris. Guru Bahasa Inggris memberi kita PR. Pada sekolah ini pelajaran Bahasa Inggrisnya sangat lama dari jam 1 siang sampai jam 4 sore, tapi jam 2.45 hingga 3.00 sore ada istirahatnya.
 
. . . . . .
 
 

Singapore, 4 Maret 2008

Nama Saya Chanit dan saya berasal dari Thailand, Bangkok. Saya suka guru-gurunya dan saya suka belajar di Oxford. Saya piker jika saya belajar di Oxford dapat mengirim saya masuk sekolah SMP dan saya suka teman-teman dari China. Mereka selalu pinjam PS saya tapi mereka teman-teman yang baik, dan bicara tentang guru: Guru Bahasa Inggris sangat bagus, dia suka membuat humor dan Saya ke sekolah naik kereta MRT. Saya suka Singapur. Singapur adalah Negara yang kecil tapi Singapur negaranya aman. Saya tinggal di tempat temannya ayah saya. Saya ingin orang Thailand dating dan belajar disini khususnya di sekolah Oxford. Jika kamu tidak mengerti kamu dapat menggunakan kamus.

Chanit
 
. . . . . .
 
 

Singapore, 4 Maret 2008

Nama saya Johnsen dan Saya berasal dari Indonesia. Saya piker tempat kursus ini bagus karena sewaktu saya di Indonesia tidak sebagus seperti sekolah ini. Kelas disini kondisinya bagus dan tiap-tiap kelas adda ACnya.

Kalau tentang AC tidak jauh beda dengan di Indonesia, karena di Indonesia juga ada AC dalam kelas. Di tempat ini, kami belajar 3 mata pelajaran, yaitu Matematika, IPA dan Bahasa Inggris. Kami belajar perhitungan di Matematika, dan kita mempelajari struktur hewan, serangga dan manusia. Saya punya banyak teman disini dan saya juga punya saudara laki-laki. Saya dan saudara saya di sekolah ini sudah 5 bulan. Karena ini hanya untuk kursus persiapan masuk sekolah negeri, sekolah ini tidak punya kantin dan fasilitas olahraga dan perpustakaan. Jadi siswa-siswi disini kalau ingin makan harus keluar. Kami sekolah naik Bus atau MRT, tapi saya dan saudara saya pergi naik MRT. Kami belajar banyak di sekolah ini. Walau terkadang kelasnya rebut, tapi kami saling ramah-tamah dengan yang lainnya. Sekarang saya ingin bercerita tentang guru-guru saya. Nama mereka adalah, Bpk. Ho, Ibu lim dan Bpk. Teo. Tiap-tiap guru memiliki karakter yang berbeda-beda. Mulai dari Pak Teo, guru yang mengajar Matematika. Dia mempunyai tingkah laku yang baik dan merupakan orang yang sangat disiplin. Kemudian Pak Ho, dia mengajar IPA, guru yang menyenangkan, saya suka metode pengajarannya karena dia lucu tapi juga serius. Dan Ibu Lim, dia mengajar Bahasa Inggris. Dia selalu bersifat manis kepada kita semua. Di kelas ini ada siswa SMP1 dan SMP2.
 
. . . . . .
 
 

“O” LEVEL

Singapore, 15 Maret 2008

Saya Zheng Jia Jun, berasal dari Tian Jin China. Kamu juga bias memanggil saya Ted.

Saya masuk kelas ini delapan belas hari yang lalu. Sebelum datng kesini saya berharap dapat bertemu guru lama saya yang dulunya mengajar saya tahun lalu. Bagaimanapun keinginan saya tidak tercapai, Saike, Longfei dan Qijin, Saya tidak kenal dengan yang lainnya. Untungnya semua baik kepada saya, khususnya guru-gurunya. Inilah akhirnya kelas saya.

Hari demi hari, Saya lihat jumlah siswa perempuan lebih banyak disbanding siswa laki-lakinya. Hanya ada 3 anak laki-laki di dalam kelas saya. Jadi di kelas ini anak laki-laki tidak mempunyai kekuasaan,.. hanya bercanda kok!

Tahun ini, ambisi siswa-siswi di kelas ini sangat tinngi untuk belajar. Hal ini baik untuk ujian nantinya. Saya yakin dengan mata pelajaran yang saya pelajari, kecuali Bahasa Inggris. Untungnya gurunya mengajar kita dengan dedikasi tinggi. Dia mengajarkan kita banyak keahlian, khususnya komposisi dan pemahaman membaca. Hal ini dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris kita dengan cepat.

Di kelas ini, saya merasa sangat bahagia, tiap orang disini seperti keluarga saya.
 
 
. . . . . .
 
 

Singapore, 15 Maret 2008

Kelas saya di O-level Oxford language school di dalam gedung “Life-style Mall” yang berlokasi di jantung kota Singapur – city Hall.

Ketika kamu berada di kelas saya, kamu tentunyaWhen you step in my class, you might t berpikir kalau kelasnya begitu kecil disbanding kelas-kelas lain di sekolah lain, walau bagaimanapun ada hal yang harus kalian perhatikan bahwa tidak semua sekolah menyediakan fasilitas ini, karena lantai sekolah ini di beri karpet abu-abu.

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya bahwa kelasnya tidak begitu besar, hanya ada sekitar 15 siswa di dalam kelas. Umumnya mereka bertujuan untuk mengambil ujian “O” Level yang kemudian digunakan untuk masuk Poly. Kebanyakan dari mereka adalah teman lama saya. Saya merasa tidak ada perbedaan antara kami.

Walau kita tidak terlalu banyak berkomunikasi di dalam kelas, mereka tetap mau saling membantu ketika saya menghadapi kesulitan tentang dimana ketika saya tidak bisa menjawab pertanyaan atau tugas.

Selama pelajaran Bahasa Inggris, kami belajar tentang stryktur kalimat secara grammatical, skill pemahaman dan juga menulis essay. Saya suka guru Bahasa Inggrisnya, Ibu Christina. Dia mempunya pengetahuan yang luas. Dia tidak hanya mengajar kita tentang lembar kertas kerja tetapi juga berita/ kabar yang berhubungan dengan social yang memperkaya pengetahuan umum kita.

Di Siang hari kita belajar Kimia, Fisika, matematika dan Accounting. Untuk IPA dan Matematika diajar ole guru yang sabar Bpk Ho. Dia mempunyai pengalaman di bidang IPA, yang menggunakan dua Bahasa untuk menjelaskan pelajaran kepada kita, yaitu Bahasa Inggris dan mandarin.

Guru accounting kita adalah Mr. Philip. Dia sangat tampan dan mempunyai sense humor yang tinggi. Dia selalu memberi kata-kata lelucon di kelas. Oleh sebab itu cara pengajarannya tidaklah kaku dan mampu membantu kita menjelaskan kembali pelajaran yang tidak kami pahami. Dia tidak bosan dan sabar mengajar dan mengulang materi pelajaran.

Saya suka kelas ini, bagaikan rumah kedua saya di Singapur. Berada disini saya merasa hangat karena perhatian guru-guru dan teman-teman saya..
   
 
. . . . . .
 
 

Singapore, 15 Maret 2008

 

Nama Saya Qijia. Saya berasal dari China. Usia saya delapan belas tahun. Sekarang saya belajar “O” Level di Oxford. Di kelas saya ada dua orang yang lebih muda dari saya, Ming Yi sudah berada di singapur selama 3 tahun dan bahasa Inggrisnya sangat bagus. Kemudian Xun Mei merupakan siswa yang sangat pintar dan kami selalu pergi makan bersama. Dua gadis ini lebih tinggi dari saya. Saya punya teman Rusia yang selalu duduk dan belajar dekat saya. Dia belajar dengan giat. Yuan Jing yang seperti orang jepang, sebenarnya dia berasal dari China. Wang Yao yang sangat suka May-dong sama seperti saya. Dan dua teman baru yang lainnya , maaf saya tidak tahu nama mereka. Di dalam kelas saya ada 4 anak laki-laki. Sebenarnya Cuma 3 laki-laki, karena Bowei selalu absent seminggu Cuma sekali masuk kelas. Anak laki-laki yang paling tinngi adalah Jia Jun. Lin Jiang anak laki-laki yang kurus di dalam kelas saya. Saya selalu pinjam kamusnya. Yang lainnya saya tidak tahu namanya.karena dia baru masuk hari ini. Tapi saya tahu asalnya dari China sama seperti saya Long Fei dan Saike sudah pernah ambil “O” level. LongFei anak yang suka rebut tapi dia baik. Sike selalu bersama longFei.

Inilah kelas saya di Singapur.
   
Copyright ® Oxford Business and Language School 2006. All rights reserved.